Categories: Papua Barat Daya

Penyalahgunaan Narkoba Didominasi Pelajar SMP dan SMA, BNN PB Soroti Peran Keluarga

PAPUATENGAHPOST.COM, SORONG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya melalui sosialisasi tentang jenis dan bahaya narkoba. Faktor keluarga dinilai menjadi akar persoalan yang paling memengaruhi keterlibatan anak dan remaja dalam penyalahgunaan narkotika.

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Papua Barat, Stanly Nixon Taghupia mengatakan, penyuluhan yang dilakukan BNN saat ini lebih diarahkan pada penyamaan persepsi dan membangun paradigma baru terkait pencegahan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

“Selama ini orang hanya fokus pada pengetahuan tentang narkotika, jenis-jenisnya, dampaknya dan sebagainya. Padahal itu hanya angka minimalis untuk mengubah perilaku seseorang,” kata Stanly, Senin (11/5).

Menurutnya, persoalan yang sering diabaikan justru berasal dari lingkungan keluarga, seperti hubungan orang tua dan anak yang tidak harmonis, pola asuh yang keliru, hingga komunikasi yang tidak berjalan baik.

“Trouble family, hubungan orang tua dan anak yang tidak selesai, pola komunikasi yang buntu, itu menjadi potensi besar penyalahgunaan narkotika. Ketahanan keluarga sangat memengaruhi,” katanya.

Stanly menjelaskan, program pencegahan yang dijalankan BNN saat ini sejalan dengan program “ANADABERSINAR” atau Aksi Nasional Dimulai dari Anak, yang menitikberatkan pada pembinaan generasi muda melalui penguatan keluarga dan lingkungan sosial.

Stanly juga menilai tingginya angka penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja menunjukkan bahwa sosialisasi semata belum cukup efektif.

“Banyak orang sudah tahu tentang narkotika, sudah browsing sendiri, tetapi kenapa angka penyalahgunaan masih tinggi? Karena persoalannya bukan hanya soal pengetahuan, tetapi ada faktor lain yang lebih mendasar,” ujarnya.

Lanjutnya, Berdasarkan data lapangan BNN melalui pemeriksaan urin, penyalahgunaan narkotika di Papua Barat dan Papua Barat Daya paling banyak ditemukan pada usia produktif, khususnya pelajar tingkat SMP dan SMA.

“Yang paling banyak kami temukan lewat pemeriksaan urin di lapangan itu SMP dan SMA. Itu dominan, mutlak,” katanya.

Dikatakan juga bahwa angka penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda tingkat SMP hingga SMA mencapai lebih dari 60 persen dibanding kelompok usia lainnya.

“Kalau di kalangan orang tua itu lebih sedikit. Yang paling banyak memang generasi muda, SMP dan SMA,” ungkap Stanly.

Stanly berharap melalui pendekatan yang lebih menyentuh aspek keluarga dan psikologis anak, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat lebih efektif menekan angka keterlibatan generasi muda.

“Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini melibatkan kami siswa. Semoga kegiatan ini rutin digelar di sekolah kami,” kata salah satu siswa, Rio.(zia)

Lucky Ireuuw

Share
Published by
Lucky Ireuuw
Tags: bahaya narkoba BNN sorong

Recent Posts

  • Olahraga

Resmi! Neymar Jadi Andalan Brasil di Piala Dunia 2026

Setelah sempat diragukan karena kondisi kebugarannya, Neymar akhirnya dipastikan masuk dalam daftar final pemain yang…

2 weeks ago
  • Teknologi

Lawan Penipuan Digital, Pemerintah Wacanakan Akun Medsos Wajib Nomor Telepon

Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan baru yang berpotensi mengubah wajah dunia digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan…

2 weeks ago
  • Papua

Kunker di Waropen, Gubernur Papua Dorong Pengembangan Bandara Botawa untuk Pesawat ATR

Rangkaian kunjungan kerja Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Kabupaten Waropen diisi dengan peninjauan Bandar…

2 weeks ago
  • Papua Tengah

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan S2 untuk Caleg, Ini Pertimbangan Lengkapnya

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi terkait syarat pendidikan minimal bagi calon anggota legislatif

2 weeks ago
  • Nasional

Prabowo Dinilai Kelewat Santai Soal Melemahnya Rupiah, Padahal Pengamat Nilai Bisa Terjadi Goncangan Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto dinilai terlalu santai merespons kondisi melemahnya Rupiah, dengan statement kontroversial yang menyebut…

2 weeks ago
  • Mimika

Papua Tengah Siaga Cuaca Ekstrem Tiga Hari ke Depan, Mimika dan Nabire Diimbau Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang membayangi wilayah Provinsi…

2 weeks ago